Delapan Dosen STIE Widya Gama Ikuti PEKERTI dan AA

Delapan Dosen STIE Widya Gama Lumajang Mengikuti Program PEKERTI dan AA.

WiGa,- Guna meningkatkan profesionalisme kalangan Dosen, delapan Dosen STIE Widya Gama Lumajang mengikuti  Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) di Universitas Maarif Hasyi Latif, Sepanjang, Taman Sidoarjo berlangsung 30 Oktober – 3 Nopember 2017. PEKERTI sendiri merupakan  pelatihan pengembangan profesionalisme dosen yang diselenggarakan DIKTI yang diperuntukan bagi dosen-dosen pemula. Sedangkan Applied Approach (AA) merupakan kelanjutan program untuk Dosen senior sebagai program penyegaran.

Delapan Dosen  STIE Widya Gama Lumajang yang mengikuti program ini adalah, KUsnanto Darmawan, MM,  Jesi Irwanto MSi, Kurniawan Yunus, MPdI, Deni Esti Lestari, MM,  Khoirul Ifa, MSE, Neny Tri Indianasari, MM untuk Program AA.  Sedangkan Riza Bahtiar dan Anisatul Fauziah, MPd untuk PEKERTI.  Selama mengikuti program, pesert PEKERTI dan AA megikuti serangkaian pemaparan materi dan aplikasi serta penugasan sebagai persyaratan kelulusan.

Sekretaris UPT Humas dan Publikasi, Anisatul Fauziah, MSi menjelaskan sambutan pembukaan acara program ini disampaikan oleh Prof Dr. Agustinus Ngadiman, M.Pd perwakilan dari Kopertis VII. ‘’ Ada beberapa hal yang ditekankan dalam sambutan pembukaannya,’’ kata Anisatul Fauziah. Yaitu,   hasil penelitian Dosen harus disebarluaskan melalui jurnal ilmiah. Kemudian  tentang tugas Dosen merancang, melaksanakan dan menilai hasil  belajar. ‘’ Disini perlunya program PEKERTI dengan memberikan ketrampilan mengajar di Perguruan Tinggi,’’tambah Agustinus Ngadiman seperti disampaikan Anisatul Fauziah.

Ke depan, lanjut Anisatul Fauziah, Prof Agustinus  Ngadiman akan merancang ulang AA. ‘’ AA akan ada pendidikan karakter, sedangkan untuk PEKERTI  akan ada tambahan penulisan karya ilmiah berangkat dari keprihatinan saat ini,’’papar Agustinus Ngadiman. (Nul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *